Kategori: Puisi Cinta
Dulu aku pernah mencinta,,
Mencintamu didalam diam,, didalam taman cinta yang berhiaskan bahagia....
Kau terus terbang bagai kumbang, dengan warnamu dan indahmu itu,,,
Dan aku terus mekar bagai bunga,,,,tak begitu indah,,,dengan sari yang tak begitu manis,,,
Kau punya sayap, bisa terbang kesana kemari,,
Sedangkan aku,,??? Hhmmm hanya diam,,
Sesaat layu dan sesaat mekar,,,
Dulu aku pernah mencinta,,
Mencinta bagai bunga,,,
Memang aku cinta, sungguh aku cinta,,,
Namun tak pernah terfikir oleh bunga, untuk berjalan menemui sang kumbang,,,,
Hhmmm mana mungkin,,,
Datanglah kumbang,, datang lah,,,ambil lah sari bunga,,,,
Dulu aku pernah mencinta,, Mencinta bagai bunga,,
membiarkan kumbang terbang memilih bunga yang dikehendaki,,,
Dulu aku pernah mencinta,,,mencinta bagai bunga,,,
Saat fajar menyingsing,,saat itu aku melihat bayangan semu,,,namun perlahan menghilang,,,
Saat mentari bersinar,,kulihat bayanganmu hhmmm tak tertuju pada bunga,,,
Hingga kumbang memilih bunga nan indah dengan sari yang manis,,,,
Sungguh kasian wahai kau bunga ....
Kini ku lihat jingga disore ini,,dengan suasana temaram lampu taman,,,
aku bahagia kau menghampiri,,,
Namun lenyap oleh malam,,,,
Dulu aku pernah mencinta,,mencinta bagai bunga,,
Layulah bunga, layu lah,,,entah kapan akan bersemi,,,



0 komentar:
Posting Komentar