Iklan Terbaru :
  • pasang iklan

Tukang Sapu yang Renta

Jumat, 15 Juni 2012
Karya: Nyi Penengah Dewanti
Kategori: Puisi Kehidupan

terlihat dari kejauhan
awan berarak menaungi ..
seorang tukang sapu tua
yang sedang melambai-lambai
menggenggam sebuah sapu..
terbuatkan dari anyaman lidi..
satu persatu pijakan berayun-ayun
tak lelah dan berarah ..
rambutnya yang tlah beruban
berhiaskan sebuah topi sederhana
berwarna putih kecoklatan..
terlihat pula keringat bercucuran
menyibak samar kelelahan diwajahnya
oh ..
seorang tukang sapu tua yang renta..

seekor kupu-kupu berwarna-warni..
terbang kesana-kemari...
menemaninya, menyisiri tiap helai
dedaunan yang jatuh tertiup angin..
seorang tukang sapu tua
tak menyerah dan terus melangkah..

senyum yang manis masih tersungging dibibirnya
ketika aku melewati tanah aduan nasib yang ia pijak
hanya rintihku dalam hati

'apapun pekerjaanya,yang halal dihadapanMu ya Robi..
lancarkanlah..
permudahkanlah..
rizki kami semua ya Allah '..

amin.

Berikan rating untuk memilih puisi diatas sebagai Pemenang Puisi terbaik Juni 2012.

Untuk melihat seluruh Pemenang Puisi Terbaik klik DISINI. Sobat juga dapat berkesempatan untuk menang, silahkan kirimkan puisi karya sobat DISINI.

Teknologi Qwerty

Kamis, 14 Juni 2012
Karya: Sri Bintang Wicaksono
Kategori: Puisi Kehidupan

noda awan yang petang di awan
cahaya sebuah layar itu
berwana gelap dan terukur
arti sebuah qwerty
tentang sebuah tombol keyakinan
satu persatu mengisi rumah

Berikan rating untuk memilih puisi diatas sebagai Pemenang Puisi terbaik Juni 2012.

Untuk melihat seluruh Pemenang Puisi Terbaik klik DISINI. Sobat juga dapat berkesempatan untuk menang, silahkan kirimkan puisi karya sobat DISINI.

Ruang hampa

Kamis, 24 Mei 2012
Karya: Iva Mairisti
Kategori: Puisi Kehidupan

Tataplah bulan dimalam ini
banyak hamparan bintang gemintang yang menemani
tapi mengapa zahir ini selalu sendiri??


mengharap akan ketulusan hati
tetapi hanya bisa memberi
ku bawakan segenggam asa ini dipenghujung malam
berharap dapat melewati gerbang kebahagiaan

namun apa daya aku sendiri
aku sendiri dikotak kecil beratapkan jerami
terdiam dan terpaku menatap sepinya malam
terkadang terkesima dengan kilauan sebuah benda
ini lah dia yang menemaiku

menggali bagian dalam relung hati
tak kutemukan secercah kebahagiaan dimalam ini
kini kusadari aku tak bersamamu
yang ada hanya ruang hampa

Berikan rating untuk memilih puisi diatas sebagai Pemenang Puisi terbaik 2012.

Untuk melihat seluruh Pemenang Puisi Terbaik klik DISINI. Sobat juga dapat berkesempatan untuk menang, silahkan kirimkan puisi karya sobat DISINI.

Kerinduan akan Cahaya Bulan

Karya: Zailul Rahmat
Kategori: Puisi Kehidupan

Bulan . . .
Mengapa engkau menghilang . .
Di Saat malam~malam sepi Q , ,
telah di tutupi rasa bahagia, ,
dengan sinar yang engkau pancarkan . . .

Bulan . . .
Q merindukan keindahan sinar yang engkau pancarkan . . .
Yang selalu membri Q semangat dalam kehidupan ini . . .

Bulan . . .
Janganlah engkau menghilang selamanya . . .
Sinarilah kembali cahaya mu yang indah dan terang . .

Berikan rating untuk memilih puisi diatas sebagai Pemenang Puisi terbaik 2012.

Untuk melihat seluruh Pemenang Puisi Terbaik klik DISINI. Sobat juga dapat berkesempatan untuk menang, silahkan kirimkan puisi karya sobat DISINI.

Harapan

Jumat, 11 Mei 2012
Karya: Gustiani Dewita
Kategori: Puisi Kehidupan

Tatapan harus lurus kedepan
Masih banyak yang harus di perbuat
Walaupun rintangan kadang tak seperti dalam angan
Namun tetap harus di jalani
Meski tak sanggup
Tapi mencoba bangun dari lamunan yang tak ada habisnya

Ingin sekali mengungkap apa yang di rasa,,,,
Siapa peduli dengan semua itu?????
Hanya lah senggam pasir yang tak akan dapat membangun sebuah rumah
Mencoba tuk tersenyum...
Walaupun pahit tetap harus di telan
Memang tak mudah
Tapi anggap lah sebuah pengorbanan
Yang akan berbuah manis pada waktunya

Berikan rating untuk memilih puisi diatas sebagai Pemenang Puisi terbaik 2012.

Untuk melihat seluruh Pemenang Puisi Terbaik klik DISINI. Sobat juga dapat berkesempatan untuk menang, silahkan kirimkan puisi karya sobat DISINI.

Aku adalah Peri Kehidupan

Jumat, 04 Mei 2012
Karya: Iva Mairisti
Kategori: Puisi Kehidupan

ketika impian menjadi nyata
sadarlah saat itu hati menjelma
menjadi sosok bagai bidadari
bersinar, putih dan berseri
tersenyum dan suka ria

ketika impian pupus ditengah perjalanan
hidup seakan semakin gontai
hingga suatu saat dipenghujung malam
hanya dapat tertegun mengahadap hamparan langit berbintang

termenunglah untuk sesaat
menatap suatu celah yang tak pernah dapat ditempuh
hingga celah itu terlihat semakin kecil
tolong jangan biarkan dia lenyap

ini bukan lagi permainan peri kecil
tlah menjadi kegiatan seorang peri kehidupan
jadikan sesuatu impian yang pupus kembali nyata
yg suatu saat akan menjadi keindahan di penghujung hidup
dan terucap kata lirih berbunyi
Aku adalah peri kehidupan

Kembali Menghadapi Dunia

Kamis, 03 Mei 2012
Puisi Karya  : Hanya Rini
Kategori      : Puisi Kehidupan

saat aku menyendiri, yang terasa adalah kesunyian..
saat aku ditempat yang sunyi...
aku merasa hidup ini hampa...

saat membuka mata, dunia yang luas,
tetapi terasa sempit dan tidak tahu apa yang dilakukan...
saat aku membuka pintu,
ada rasa dihati untuk kedepan...

aku melangkah sedikit demi sedikit..
saat aku merasakan,..
aku sadar pegalaman masa lalu adalah hal yang tidak perlu diingat-ingat...
saat itu aku berpikir,
ada celah-celah yang menyinari dibenakku yaitu mencoba hal yang baru...
saat aku mulai ditempat yang ramai,
aku siap untuk menikmati pengalaman selanjutnya....

Berikan rating untuk memilih puisi diatas sebagai Pemenang Puisi terbaik 2012.

Untuk melihat seluruh Pemenang Puisi Terbaik klik DISINI. Sobat juga dapat berkesempatan untuk menang, silahkan kirimkan puisi karya sobat DISINI.

Dua Hal yang Abadi Dalam Pikiran dan Hatiku

Sabtu, 11 Februari 2012
Assalamualaikum!!!! Hari ini ada puisi yang ikut Lomba Puisi ala Mungkin Blog lagi. Telah masuk ke email va_ghosten@yahoo.com puisi yang bersumber dari :

Nama: Gustiani Dewita
TTL: Pangkalan Indarung, 14 Agustus 1992
Kota Asal : Kabupaten Kuantan Singingi (benai)
Profesi: Sibuk Kuliah
Hobby: membaca, online, jailin orang
Email: gustianidewita@ymail.com
Facebbok: Gustiani dewita
Twitter: @gustiani_dewita

Oleh karena puisi yang dikirim sesuai dengan kriteria lomba, maka puisi ini sah untuk diikut sertakan. Silahkan disimak puisinya ya....!!
Bagi pembaca setia yang berminat, masih dibuka kesempatan mengikuti lomba. Syarat dan ketentuan silahkan baca DISINI.
Nantikan Pengumuman Pemenangnya tanggal 20 Februari 2012.
Jangan lupa voting, untuk mendukung peserta lomba yang menjadi andalanmu....!!!
-----------------------------------------------------------------
Telah berpuluh juta kata yang keluar dari mulut ini...
Langkah kaki dan napas yang berhembus pun tak terhitung lagi...
Kadang kurenungi....
Apa dan apa saja yang telah ku perbuat selama hidup ku...

kadang ku berpikir..
terlintas dibenak ku Sebuah penyesalan
Tapi apalah yang bisa ku perbuat
Sekuat-kuat hati ku berkata tidak....
Tetap saja kulakukan sebuah kesalahan...

Hanya kata ma’af dan ma’af yang bisa ku lontarkan
Dua hal yang selalu memotivasiku
Untuk lebih baik lagi
Sang pencipta dan orang tua